Pada tanggal 14 agustus yang lalu, saya pergi ke Yogyakarta untuk suatu kegiatan sekolah yang bernama live in. pada jam 15.00 sore hari kami berangkat menuju Yogyakarta sari sekolah kami di Jakarta. perjalanan itu sangat menyenangkan dan melelahkan karena lamanya perjalanan kami dan saya pun tidurnya angin-anginan di bus sepanjang malam dan perjalanan. akhirnya di pagi hari kami tiba di gereja yang ada di desa Pelem Dukuh.setelah sampai,kepala sekolah Tarsisius II memberikan pengarahan sedikit, lalu kami semua dijemput oleh induk semang kami masing-masing. saya dan teman saya dijemput oleh bapak yang muda. lalu saya dan teman saya diantar oleh motor dan mobil induk semang saya menuju rumah saya.
Saat saya dan teman saya masuk ke rumah bapak itu, kami langsung berkenalan dengan keluarganya. Bapak itu tinggal dengan Istri, 1anak, dan mertuanya. Bapak itu bernama Pak Ngatijo dan Istrinya yang bernama Ibu Rio. kami pun berbicara banyak tentang perjalanan dari Jakarta. Bapak Ngatijo mempunyai 1 anak yang bernama Rio yang bersekolah di desa Tegal sari.
Setelah minum dan makan-makan kecil dan ringan yang ada di meja yang sudah disediakan oleh bapak dan istrinya tersebut. saya dan teman saya langsung diantar ke kamar kami dengan 1tempat tidur, kami dapat melepas lelah sebentar di kamar tersebut. setelah makan dan mandi di rumah orang, karena dirumah saya tidak ada kamar mandi. saya dan teman saya minta pamit untuk pergi ke luar rumah dan bertemu dengan teman-teman saya yang berada di desa mranggen, saat gelap tiba kami langsung pulang ke rumah masing-masing untuk makan malam dan mandi. saya langsung melepas lelah karena mengelilingi kampung mranggen. setelah makan kami menonton televisi jam 19.00 malam,setelah menonton televisi kami langsung pergi ke kamar karena sudah ngantuk.
Saat pagi hari kami bangun dan cuci muka, saya mandi tidak terlalu pagi karena air dan udaranya sangat dingin dan saya mandi jam 10.00 pagi. saya minta ijin untuk keluar rumah untuk melihat kegiatan-kegiatan warga sekitar mranggen.saat saya berpapasn dengan seorang ibu dan bapak, ibu dan bapak tersebut langsung tersenyum dan menyapa saya ” mau kemana dek” saya pun menjawab dengan senyuman, ” mau kerumah teman Bu,Pak”.
saya pun ke kebun melihat teman saya lagi memetik buah kopi,lalu saya pun membantunya untuk memetik buah kopi tersebut. saya pun bangga atas kelakuan bapak, ibu di mranggen yang murah senyum dan bersahabat.

Komentar Terakhir